DRIVER OJOL TIGARAKSA SUBUH
Mas Doni narik ojol di Tigaraksa sejak pukul empat subuh. Order pertama biasanya antar pekerja pabrik ke shift pagi Cikupa. Bayaran flat 14 ribu.
DITULIS 19 JUNI 2026 · 269 KATA
Mas Doni 25 tahun, driver ojol di Tigaraksa, mitra Gojek dan ShopeeFood sekaligus. Motor Honda BeAT 2021 yang masih dicicil — sisa 11 bulan dari tenor 36 bulan, cicilan 720 ribu sebulan.
Pukul empat subuh dia sudah on di area pangkalan dekat Stasiun Tigaraksa. Order pertama biasanya antar pekerja pabrik ke shift pagi di Cikupa atau Curug. Tarif flat 14 ribu untuk jarak 4-7 km. Bersih masuk kantongnya setelah potongan aplikasi: 10.500.
Pengalaman tiga tahun ngojol: Subuh Senin paling rame — pekerja shift pagi yang motor pribadinya rusak atau bensinnya habis. Subuh Sabtu paling sepi — sebagian pabrik libur. Hujan paling baik untuk argo, paling buruk untuk badan.
Penghasilan kotor sehari: 150-220 ribu, kalau 12 jam di jalan. Bensin Pertalite 40 ribu. Pulsa Telkomsel 15 ribu. Service motor rata-rata 80 ribu sebulan. Bersih dia bawa pulang: 80-120 ribu sehari.
Mas Doni tinggal kos di Adiyasa Cisoka, 750 ribu sebulan, kamar 3x3 meter, kipas angin, kamar mandi luar. Belum nikah. Pacar dia kerja di pabrik elektronik di Cikupa — yang sering jadi penumpang pertamanya kalau pacar lupa bawa motor.
Pukul setengah delapan pagi, Mas Doni mampir ke warung Bu Sumi di pertigaan, beli kopi sasetan 5 ribu plus gorengan dua. Cas HP lima menit di colokan warung. Lalu lanjut narik.
Yang Mas Doni amati setelah tiga tahun: orang Tigaraksa sekarang lebih sering pesan ShopeeFood daripada GoFood — bedanya 2.500 ongkir. Orang muda yang dulu pesan dari rumah makan padang, sekarang pesan dari kebab booth murah. Resesi terasa di order.
Pukul tujuh malam, total order hari ini: 19 trip. Bersih 102 ribu.
Mas Doni pulang. Cicilan motor jatuh tempo tanggal 15.
DITULIS OLEH Iqbal Maulana