KANTOR POS CIKOKOL
Tahun 2026, masih ada orang yang antre kirim paket lewat Pos Indonesia. Bu Yati salah satunya — paket kue lebaran ke anaknya di Sorong.
DITULIS 26 MEI 2026 · 298 KATA
Tahun 2026, sebagian besar orang Tangerang sudah lupa bahwa Pos Indonesia masih ada. Lebih cepat pakai J&T, lebih murah pakai Sicepat, lebih lengkap pakai SPX. Kantor Pos Cikokol — yang berdiri sejak 1986 — sekarang lebih banyak melayani transfer pensiun PNS lansia daripada paket.
Tapi Senin pagi, antrian masih ada. Sebelas orang. Setengahnya membawa amplop coklat berisi dokumen — surat untuk pengadilan, surat untuk kantor lama, surat yang harus stempel pos resmi karena pengacara minta. Setengah lainnya bawa paket kecil — kotak yang sudah dibungkus rapi, diikat tali nilon, alamat ditulis tangan dengan spidol hitam.
Bu Yati di antrian ke-tujuh. Dia bawa dua kotak — kue kering Lebaran untuk anaknya di Sorong, Papua Barat. Anaknya bekerja sebagai guru SD di pelosok yang J&T saja tidak sampai. Hanya Pos Indonesia yang bisa, lewat kapal, lewat truk daerah, lewat ojek terakhir yang bayarnya tiga puluh ribu untuk satu kilometer. Total: tiga minggu. Bu Yati harus kirim Lebaran masih dua bulan lagi, supaya tiba sebelum hari H.
Petugas pos di loket — perempuan sekitar lima puluhan, kacamata setengah, rambut diikat ekor kuda — membuka kotak Bu Yati, mengecek isinya tanpa mengubah ekspresi. Kue kastengel, nastar, putri salju. Standar. Dia menyegel kotak dengan lakban kuning bertanda “POS INDONESIA” yang sudah pudar tintanya.
“Dua kotak, Bu. Sorong. Lima ratus delapan puluh ribu.”
Bu Yati mengangguk. Dia mengeluarkan uang dari amplop yang sudah dia persiapkan dari rumah. Dia tahu tarif itu, sudah kirim setahun sekali sejak anaknya pindah ke Sorong tahun 2019. Setiap tahun naik sekitar empat puluh ribu. Tahun ini naik lima puluh ribu — Bu Yati menerima.
Sebelum keluar dari Kantor Pos, dia mampir ke kursi tunggu. Duduk sebentar. Bukan karena lelah. Karena kalau dia pulang sekarang, rumahnya akan terasa lebih sepi dari biasanya. Lima ratus delapan puluh ribu adalah harga yang masuk akal untuk mengingatkan dirinya sendiri bahwa dia masih punya anak.