OFFICE BOY AEON BSD
Mas Ridwan office boy di kantor manajemen AEON BSD selama enam tahun. Gaji 3.8 juta sebulan. Tahu kebiasaan kopi semua manajer.
DITULIS 25 JUNI 2026 · 279 KATA
Mas Ridwan 32 tahun, office boy di kantor manajemen AEON Mall BSD City. Sudah enam tahun. Asalnya dari Pemalang, datang ke Tangerang tahun 2019 setelah PHK dari pabrik garmen di Karawang.
Gaji: 3.8 juta sebulan, plus BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, plus seragam dua set per tahun (kemeja biru muda, celana hitam, sepatu pantofel hitam yang dia beli sendiri 250 ribu di Pasar Tanah Abang).
Tugas Mas Ridwan setiap hari: datang pukul tujuh pagi, siapkan pantry — kopi, teh, gula, krimer — di tiga lantai kantor (lantai 3, 4, 5). Antar surat dari resepsionis ke meja-meja staf. Bersihkan meeting room setelah rapat. Beli kopi luar untuk manajer yang minta — biasanya dari Starbucks AEON, atau Excelso, bayar dulu nanti diganti.
Yang Mas Ridwan hafal setelah enam tahun: Pak GM minum kopi americano tanpa gula, Bu Manajer Marketing minum cappuccino dengan stevia, Pak Manajer Operasional minum kopi sasetan Indocafe yang dia bawa dari rumah. Bu HRD minum air hangat lemon setiap pagi pukul 10.
Setiap pukul lima sore Mas Ridwan pulang ke kos di Pondok Pucung, kamar 2.5x3 meter, sewa 850 ribu sebulan. Naik motor matic Scoopy 2018 yang dia beli second, sudah lunas tahun lalu.
Istri Mas Ridwan, Bu Yuni, masih di kampung Pemalang merawat ibu mertua yang sakit. Setiap minggu Mas Ridwan transfer 1.2-1.5 juta. Anak satu, lima tahun, tinggal sama ibunya.
Yang Mas Ridwan inginkan kalau ada rezeki: bawa istri dan anak ke Tangerang. Tapi sewa kos keluarga di BSD minimal 2 juta sebulan untuk satu kamar yang layak. Belum sanggup.
Pukul empat sore hari ini, Bu Manajer Marketing minta tolong belikan oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Jakarta. Pisang molen, satu kotak.
Mas Ridwan beli dengan uangnya dulu.
DITULIS OLEH Iqbal Maulana