TUKANG FOTO PERNIKAHAN CILENGGANG
Mas Reza fotografer pernikahan, sudah 73 acara di Cilenggang dan sekitarnya. Album foto pasangan pertamanya — yang sudah cerai — masih ada di harddisk.
DITULIS 2 JULI 2026 · 273 KATA
Mas Reza 26 tahun, fotografer pernikahan freelance di Cilenggang. Lulus DKV kampus swasta tahun 2022, langsung buka jasa fotografi. Sudah 73 acara pernikahan dia kerjakan dalam tiga tahun.
Alat: kamera Sony A7 IV (cicilan 36 bulan, sisa 18 bulan, 2.8 juta sebulan), dua lensa 24-70mm dan 70-200mm, flash Godox, tripod, tas kamera Lowepro. Total nilai alat: 65 juta.
Paket tarif: basic 3 juta (4 jam, satu fotografer, edit dasar 60 foto), standar 6 juta (8 jam, satu fotografer, edit 150 foto, USB), lengkap 12 juta (full day, dua fotografer + videografer, album cetak, video reels).
Mayoritas klien Mas Reza pasangan muda menengah-bawah dari Cilenggang, Cisauk, Serpong sekitar. Mostly ambil paket basic atau standar. Lokasi: rumah pengantin atau gedung serbaguna kelurahan. Adat: betawi, sunda, jawa, kadang campuran.
Yang Mas Reza simpan di harddisk eksternal Seagate 4TB: 73 folder pernikahan, masing-masing 800-2.500 foto. Yang dia kasih ke klien: pilihan terbaik. Yang dia simpan untuk dirinya sendiri: semua, termasuk yang gagal, yang blur, yang nangis, yang berantem di belakang panggung.
Pasangan pertama yang dia foto, Maret 2022, adalah Mbak Diana dan Mas Bagas dari Cisauk. Mereka cerai 2024. Mas Reza tahu dari Instagram. Foto-foto pernikahan mereka masih di harddisk Mas Reza — yang masih dia simpan walaupun mereka sudah pisah.
Yang Mas Reza pelajari dari 73 pernikahan: foto yang paling abadi bukan foto resmi dengan pose. Foto yang abadi adalah momen di antara — saat pengantin perempuan menengok ke ayahnya, saat pengantin laki-laki tertawa setengah malu pas tukar cincin, saat ibu mertua membelai pipi menantu baru.
Sabtu depan acara ke-74. Pasangan dari Cilenggang. Mas Reza sudah survei lokasi.
Dia tidak tahu mereka akan bertahan berapa lama.
DITULIS OLEH Iqbal Maulana